Apr 20 2009
Is it the one?
I’m a bit mind wondering now. About a house.
Ditengah-tengah percakapan saya dengan pembantu saya tentang rumah, maklum kita sama-sama bisa dibilang senasib. Sama-sama belum punya rumah sendiri, alias masih ngontrak. Ini yang kedua kalinya dia bilang dia punya kenalan yang berniat menjual rumahnya. Yang pertama dulu, kopian surat rumahnya diperlihatkan kepada saya. Ternyata rumahnya dekat mesjid (which is definitely bakalan berisik, kita berdua gak suka suasana yang berisik) dan rumahnya di gang, dengan tawaran harga yang sangat tidak menarik pula. Enough to say, i wasn’t interested at all. A week ago, dia nawarin lagi..this time i made sure that it’s not a ‘gang’ house..alias rumah dalam gang. Hello…kita punya mobil yang butuh jalanan dan garasi. Dia bilang, “ada garasinya neng, ada jalannya…gede lagi, neng.”
Pikir-pikir gak ada salahnya diliat, soalnya jaraknya deket ama kontrakan yang sekarang. Pulang Hubby kerja, kita kesana ditemani pembantu dan temannya. Jalannya cukup masuk-masuk dan nanjak keatas…dan gue awalnya gak begitu excited karena jalannya juelek banget…udah rusak, sangat perlu perbaikan. Begitu sampe…dari luar terlihat butuh renovasi, walau masih dalam kondisi yang bagus, begitu masuk…wow besarnya..do we need a house that big? i’m not sure…but yeah, i can do plenty stuff there. Liat sana-sini, oh man..we got a city view! rumahnya tingkat setengah, gak full, diatas bisa liat lebih luas lagi pemandangannya…wow, i guess this is pretty kewl.
Terus ngobrol-ngobrol sama yang punya rumah, tanya harga, dan yah…kita agak amazed denger harga pembukaannya. Jauh dari yang gue bayangkan sebelumnya. So, kita bilang kita tertarik tapi masih harus banyak pertimbangan. Membeli dan memilih rumah itu adalah salah satu keputusan besar dalam hidup. Kita cuma tau bahwa kita harus bawa masalah rumah ini dalam doa. Itu yang sangat penting buat kita lakukan selagi menimbang-nimbang. Kita gak mau ambil pusing wheter we can afford it or not, cause it’s His choice for us to get a house or not. Saya yakin banget, ketika kita menyerahkan semua kepada Dia, Dia gak akan mengecewakan…terbukti, walaupun saya belum tau apakah ini kehendak Tuhan atau bukan, tapi yang jelas ketika saya jor-jor-an cari rumah sana-sini, telpon sana-sini, saya gak mendapatkan apa-apa. Ketika saya malah gak mencari lagi, hanya menyerahkan semua kepada-Nya, tiba-tiba ada tawaran yang menarik hati. Well, is it the one? we don’t know yet, but we know that He provide everything for us, we don’t have to worry a bit





