Archive for the 'Thoughts' Category

Aug 30 2010

i’m happy with you

Published by vierz under Thoughts

“the most important thing for me is…i’m happy with you.

that’s is all enough for me :)

No responses yet

Jan 27 2010

Don’t Quit

Published by vierz under Share, Thoughts

Don’t Quit
When things get wrong, as they sometimes will,
When the road you are trudging seems all up hill;
When the funds are low and the debts are high
And you want to smile, but you have to sigh;
When care is pressing you down a bit,
Rest if you must, but don’t you quit.
Success is failure turned inside out;
The silver tint of the clouds of doubt.
And you can never tell how close you are
It may be near when it seems afar;
So stick to the fight when you’re hardest hit –
It’s when things seem worst that you mustn’t quit.

- anonymous-

No responses yet

Jan 25 2010

There’s poor kid…

Published by vierz under Thoughts

Di deket rumah gue, warga sebelahan komplek gue tepatnya, ada anak kelas 4 SD kena musibah ditabrak lari sama mobil dan kejadiannya malem hari. Udah 4 bulan dia cuma bisa terbaring dengan hasil ronsen tulang pahanya patah, untuk operasi keluarganya sangat tidak mampu karena miskin sekali. Operasi butuh 30 juta, darimana uangnya coba? Pak RT gue coba bantu dengan minta sumbangan ke warga-warga sekitar, baru terkumpul sedikit, aku dan hunny sumbang sebisa kita. Times like this i wish i were rich, so i can donating lots of money without even thinking.

Kita juga cuma bisa nawarin untuk minta foto anak tersebut supaya bisa kita liatin ke komunitas persekutuan gereja, maybe they can help donates too. He’s just a kid, he needs to get healthy and be happy just like other kid instead of laying down all day do nothing but feeling pain everyday…God, help him… :(

No responses yet

Aug 30 2009

The Feeling ‘Complete’

Published by vierz under Rumah Tangga, Thoughts

Kemaren malem, diatas kasur kita berdua berbaring. And then he told me this:

“Aku baru tau rasanya merasa penuh di dalam hatiku ini…”
Aku masih bingung, terus dia bilang, “waktu pertama kali aku mau nikahin kamu, aku janji sama Tuhan aku harus menjaga kamu dan bertanggung jawab atas kamu ke Tuhan. Itu aja yg aku tau… karena sebelum nikah, dulu banget, waktu aku belum sama kamu, aku suka mikir…kalau orang menikah tuh gimana kalau bosen?  Gimana kalau pasanganku ada sifat yang gak cocok? Gimana kalo suatu saat semua jadi hambar dan biasa aja? Gimana kalau tergoda selingkuh? Dan beberapa bulan yang lalu aku kepikiran lagi soal pertanyaan-pertanyaanku dulu…ternyata saat ini aku udah nemu jawabannya, aku baru sadar..kalau saat ini aku sama sekali gak ngerasa demikian, malah gak kepikiran. Aku malah merasa dengan adanya kamu, aku merasa complete, I feel full inside, gak ada kekosongan seperti dulu, pokonya…beda banget rasanya,hun..having you beside me as my wife, rasanya seneng banget, ada kamu dan gak ada kamu beda banget rasanya. Misalnya aja..kalo aku di tempat kerja, sama aku pulang di rumah..beda rasanya, di rumah ada kamu,aku merasa seneng karena ada kamu deket aku. So, aku jadi mikir…oh, gini ya ternyata rasanya menikah. Bukan hanya aku harus janji tanggung jawab atas kamu kepada Tuhan, tapi dengan adanya kamu, aku merasa full. Dengan aku merasa lengkap begini, gak perlu janji sama Tuhan-pun aku dengan sendirinya bertanggung jawab atas kamu.”

Oh wow….I was speechless and flattered at the same time…I feel the same too, Hun..but you describe it beautifully in words, thank you my love…

Best Regards,
Vierna
Sent from my BlackBerry®

2 responses so far

Apr 25 2009

Too young, Too Fast..

Published by vierz under Thoughts

Two days ago was a shocked for me, waktu hunny lagi siaran di HBS, taunya ada yang ngabarin kalo Bocah Klene alias Husni meninggal. I was like…trembling and felt cold on both my hands and feets…It was like, “No way! this is impossible!”  Cause he was just fine…i mean i knew that lately he was sick and all, but i thought it was just some minor sickness.

He was one of the closest family friend we have. Gue kenal dia udah lama… sejak gue masih aktif bergabung di forum kafegaul, disitulah gue ketemu suami gue sekarang…dan juga ketemu dia. Awalnya hanya teman online, lalu kopdaran di kosan hubby dulu. Langsung akrab, i could see that he was a very friendly and honest person. Dari situ dimulailah pertemanan akrab kita bertiga. With him, we can only be ourself…gue banyak berbagi soal ilmu-ilmu dunia per-internet-an, karena kita punya kesamaan interest di bidang itu. And so on…i just don’t want to begin..it’s too much.

Untungnya, 2 hari kemarin ada Ata dan mamanya dan juga Glen nginep di rumah. Jadi waktu hal itu terjadi, we were together in this. Kalo engga, gak tau deh gimana kita berdua ngadepin berita seperti itu. He was too young to die, but it happened…too fast..God has His own plan. Gosh…i can’t write anymore now, it’s like there’s a huge bulge in my throat right now. I only can say…”farewell, my dear friend…”

One response so far

Next »